Untuk kamu,
Kamu, yang kurang lebih melalui ratusan hari bersamaku,
Kamu yang bersamaku karena tak sengaja,
Kamu yang awalnya tidak aku harapkan,
Tapi ternyata kamu yang paling lama bisa bertahan denganku
Tolong dengar,
Bukan cuma aku yang ingin,
Bukan cuma kamu yang salah,
Tetapi memang jalan ini sudah tidak bisa dilalui lagi,
Tidak akan lupa,
Tidak mudah lenyap,
Semua bagai melebur diudara.
Yang menyatu menjadi oksigen yang kuhirup.
Melewati bersama,
Musim penghujan dan kemarau,
Landasan terjal dan landai,
Sampai pada saatnya berada ditepian.
Selamat tinggal balon hitamku,
Tidak semua mimpi bisa terwujud
Sesorang harus membangunkanmu dari belenggu imaji
Tidak semua harapan dapat terkabul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar