Hari ini, masih berkutat dengan tugas kuliah, yang tetap ada sampai kapanpun gue kuliah (yaiyalah). Tugas numpuk, tapi belum ada niat buat mengerjakannya. Hmm, kadang suka nanya, kenapa gue ngambil kuliah ini, sastra perancis. Belajar membaca, menulis dan mengerti apa yang terkandung dalam bahasa dan budaya negeri victor hugo tersebut ternyata sangat susah, terlebih buat para debutant (pemula) yang sebelumnya nggak punya basic sama sekali tentang bahasa ini. Perkuliahan tata bahasa atau bahasa gaulnya grammar, dan apa itu ya tuhan, semua benda yang mempunyai jenis kelamin! Gimana bisa tau tuh benda berjenis jantan atau betina belom lagi puluhan tenses berbeda yang bahasa sananya beristilah temps concordance. Beruntunglah indonesia nggak kenal apa yang namanya waktu lampau, waktu sekarang atau waktu masa depan, kalo nggak, mungkin rakyat indonesia lebih memilih berkomunikasi dengan bahasa daerahnya aja karena bahasa nasionanya terlalu sulit untuk dipahami dan dipelajari.
Soal pelafalan, gue emang terpana waktu liat samuel rizal ngomong basa perancis di film nya yg sensasional itu. tapi pada kenyataannya itu SUSAH SEKALI karena apa yang ditulis itu tidak sama dengan apa yang diucapkan. Huruf R dibaca lebih ngegigit serta suara sengau yang (katanya) banyak orang bilang itu sexy. Jurusan ini jg terkenal sebagai jurusan yang paling sulit untuk meluluskan mahasiswanya. apakah itu benar? Tapi itu semua nggak terlepas dari niat dan kerajinan mahasiswa itu sendiri sih. Kadang gue sendiri ngerasa paling bego dikelas. Tapi dipikir-pikir lagi gapapa sih, pinter bukan jaminan lulus cepet kan. "Orang bodoh mesti rajin" quotes itu yang masih gue pegang sampe sekarang karena ungkapan klasik bilang kalo orang itu pada dasarnya nggak ada yang bodoh, tapi mereka ketinggalan karena mereka malas. Pertanyaannya, bagaimana cara menyelesaikan masalah malas ini? malas ngerjain tugas, males kuliah pagi, males baca buku pengantar kuliah, kerjaannya internetan terus. Sampe sekarang gue belom nemu jawaban atas pertanyaan gw diatas...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar